10 Kebiasaan yang Tak Sehat, dari Tidur Tengkurap Hingga Bersila (2)


Kebiasaan tak sehat 2

Kebiasaan tak sehat 2

Jakarta Banyak kebiasaan yang tampaknya tak buruk bagi kesehatan, namun justru memberikan dampak yang berbahaya. Jika tak segera diubah, bukan tidak mungkin Anda mengalami kondisi tertentu hanya karena Anda tidak mengetahuinya. Apa sajakah kebiasaan tersebut?

Tak melulu yang terlihat sehat benar-benar sehat. Dilansir Prevention, Senin (20/1/2014), berikut artikel bagian kedua 10 kebiasaan tak sehat yang sebaiknya Anda ubah:

1. Berkendara jarak jauh tanpa istirahat

Berkendara jauh

Berkendara jauh

Berkendara dalam jarak jauh tanpa henti memiliki efek yang serupa seperti menyilangkan kaki, yaitu munculnya peradangan pembuluh darah dari kaki bagian bawah dan bekuan darah.

Jika memang sudah merasa letih, hentikan mobil dan cobalah untuk berjalan-jalan guna meningkatkan aliran darah dan mengurangi peradangan. Lakukan hal yang sama ketika Anda sedang berada dalam penerbangan jarak jauh. “Bangun dan pergi ke toilet adalah salah satu cara sehat yang dapat Anda lakukan dalam penerbangan,” tutur Dr Sinatra.

 

2. Meregangkan tubuh segera setelah bangun

Peregangan

Peregangan

“Mengulet atau meregangkan tubuh sebagai aktivitas pertama di pagi hari dapat membahayakan tulang belakang,” terang Ted Dreisinger, PhD, FACSM, salah seorang peneliti.

Menurut Dreisinger, cakram tulang belakang terhidrasi pada malam hari, sehingga mereka memiliki lebih banyak tekanan saat Anda bangun tidur. Sebelum meregangkan tubuh, cobalah untuk melakukan pemanasan dengan kegiatan kecil misalnya membuat kopi atau menyikat gigi selama sekitar 10 menit.

 

3. Menahan BAK terlalu lama

Menahan BAK

Menahan BAK

Jika Anda menunda buang air kecil terlalu lama, Anda mungkin telah menempatkan diri pada risiko infeksi saluran kemih.

“Infeksi saluran kemih dapat mengakibatkan uretra wanita lebih pendek dan dekat dengan vagina. Nah, bakteri dalam urine dapat berkembang biak sangat cepat, sehingga menahan kencing untuk waktu yang lama dapat menyebabkan infeksi,” ujar Riya Pulicharam, MD, direktur penelitian klinis untuk Healthcare Partners Medical Group di Los Angeles.

 

 

4. Mengunyah permen karet

Permen karet

Permen karet

“Sendi rahang dirancang untuk mengunyah makanan, bukan ‘karet’. Waktu yang Anda habiskan mengunyah makanan setiap hari jauh lebih kecil dibandingkan banyaknya menit yang Anda gunakan untuk mengunyah permen karet,” tutur Don C. Atkins, DDS, dokter gigi keluarga di Long Beach, California.

Seperti otot yang berlebihan kerja lainnya, mengunyah konstan dapat menyebabkan rasa sakit dan menimbulkan beberapa masalah, salah satunya geseran pada sendi rahang.

 

5. Membawa tas dengan cara yang sama setiap hari

Membawa tas

Membawa tas

Meski terlihat gaya, membawa tas di satu sisi bahu saja, apalagi dengan beban yang cukup berat, dapat menyebabkan ketidakseimbangan otot dan nyeri bahu. “Banyak sindrom nyeri yang muncul sebagai akibat seseorang melakukan kegiatan berulang secara asimetris,” kata Dr Kruse.

Menurutnya semua kegiatan berulang membutuhkan pengembangan otot untuk mendukung pola gerakan. Jika tidak, hal ini dapat memicu ketidakseimbangan otot yang signifikan, serta mengakibatkan cedera atau sakit kronis. Oleh sebab itu, cobalah untuk menggunakan dengan bahu bergantian atau kurangi beban isi tas Anda.

source

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s