Cek kota anda,, Livable or Leaveable,,!!!


Kota Layak Huni

Kota Layak Huni

Orang bebas menjelajahi setiap jengkal dunia ini, namun, mereka takkan lupa untuk kembali dimana mereka berasal,, yahh, tempat tinggal. Kita bukan lagi manusia yang terjebak dalam budaya nomaden (berpindah-pindah), namun apabila kota yang anda tinggali tak mampu menyediakan kenyamanan yang anda cari, move out atau travelling menjadi kegiatan yang menyenangkan batin anda. Untuk itulah segera cek status kota anda apakah termasuk dalam Livable (layak huni) atau Leavebale (layak ditingglkan), berikut beberapa faktornya:

  1. Siapa Pemimpinnya.
Jokowi at Jakarta

Jokowi at Jakarta

~>> Sengaja penulis memilih faktor siapa dan karakter pemimpin di nomor wahid ini, bukan tanpa alasan tentunya, dimana dari seorang pemimpin inilah tata kota ditentukan, peraturan publik dikendalikan, termasuk prioritas pembangunan. sebagai contoh, penulis pernah merasakan pemimpin yang fanatik olah raga sepak bola, bisa ditebak sokongan APBD ke cabang ini teramat besar dan menjanjikan. Episode berubah ketika sang suksesor hobi olah raga trail, mau tau hasilnya,,?? stadion bola dirombak jadikan sirkuit off-road dan trail,, HEBAT..!!! terlebih dari itu, dari sosok karakter akan bisa ditentukan bagaimana dia mengatasi persoalan publik seperti banji, macet dan polusi. So, segera cek karakter pemimpin anda, hobi olahraga, Professional ataukah penikmat seni,,?? asalkan jangan orang politik yang lekat korupsi aja loh yaa,,, Heheee,,, ^_^

  1. Sarana Pendidikan.
Pendidikan Buruk

Pendidikan Buruk

~>> tak bisa dihindarkan, Pendidikan adalah gerbang vital perubahan seseorang berikut bangsa. Negara maju tau betul akan hal ini, maka tak heran sebagian negara maju memberikan ANGGARAN BESAR bagi sektor pendidikan. Jangan bandingkan dengan negara kita deh 😦 ,, bayangkan seorang guru diberikan kesejahteraan melebihi kebutuhannya, hingga rasakan kenikmatan mengajar, muridnya pun sadar dipersiapkan sebagai tumpuan kemajuan bangsa hingga tak berfikir tuk mencuri (apalagi korupsi), semua kebutuhan tertutupi beasiswa pemerintah. Pendidikan semua tingkat didapatkan semua warga kota sebagai bekal kehidupan spiritual dan sosial. Aplikasinya pun Insya Allah takkan sulit karena benar-benar dipahami dan diterapkan. coba lihat perilaku warga ketika di jalan, ketika warga tak mampu membuang sampah sembarangan di jalan atau sungai, seakan tak mau kalah dengan orang kaya yang seenak udelnya membuang puntung rokok dari mobil mewahnya,, sekali lagi, EDUCATION is IMPORTANT

  1. Fasilitas Publik.
Public Facility

Public Facility

~>> tak perlu diragukan pula, kota dengan fasilitas publik yang memadai bukan hanya bikin warganya kerasan, wisatawan pun berbondong-bondong tuk merasakan fasilitas tersebut, termasuk didalamnya waga kota lain yang tak mampu rasakan fasilitas serupa. Coba bayangkan jalanan kota yang sepi dengan kendaraan pribadi hingga kita melaju dengan kecepatan efektif dengan transportasi murah, kemudahan warga mengais penghasilan melalui sentra-sentra UKM atau PKL yang disediakan Pemda atau Pemkot, tanpa cekcok atau berebut lahan, ditambah lagi fasilitas tempat tinggal nyaman. Maka dari itu,   PUBLIC FACILITY is MAJORITY,,

  1. Budaya Masyarakat.
Budaya Buang Sampah

Budaya Buang Sampah

~>> faktor terakhir yang gak boleh ketinggalan, temanmu (lingkunganmu) adalah gambaran dirimu. Bisa dibayangkan kalau kita tinggal di daerah Bronx, sarang kriminal di Amerika. akab beda halnya bila kita tinggal di kota yang penuh dengan toleransi. Dan saya kira tak ada satupun agama di dunia ini yang menghalalkan kekerasan (chaos). Tentunya faktor ini besar ketergantungannya akan faktor kedua, Sarana pendidikan. Karena kedua hal tersebutcenderung linier, Budaya dibentuk melalui pendidikan masyarakat.

sebagai benchmark (tolak ukur), The Economist telah menyusun “The Most Livable City in The World” melalui beberapa pertimbangan diantaranya stabilitas, kesehatan, budaya dan lingkungan, pendidikan, dan infrastruktur. Dan berturut-turut Kota Melbourne (Australia), Wina (Austria) dan Vancouver (Kanada) menempati posisi teratas. Soo, kapan kira-kira salah satu kota di Indonesia akan nangkring di posisi atas,,?? sekali lagi, hanya PEMIMPIN yang SERIUS dan WARGA yang BERPENDIDIKAN bisa menjawabnya,, ^_^

Kota Layak Huni - Melbourne

Kota Layak Huni – Melbourne

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s