Aplikasi Mudah dan Praktis PSAK 10 (Revisi 2010) Pengaruh Perubahan Kurs Valuta Asing (3)


Setelah pada postingan sebelumnya kita membahas tentang teknis penentuan functional currency dan proses konversi pencatatan transaksi mata uang asing ke dalam functional currency, pada posting kali ini kita akan banyak membahas tentang translasi dan remeasurement. Berikut ilustrasinya

Remeasurement dan Translasi

Remeasurement dan Translasi

 

PSAK 10 (Revisi 2010) yang berlaku efektif per 1 Januari 2012, memberikan dampak signifikan pada laporan keuangan entitas. Terutama apabila entitas tersebut mengetahui bahwa functional currency yang digunakan saat ini ternyata berbeda dengan hasil assessment atas functional currency sesuai PSAK 10. Sebelum terbitnya revisi terbaru atas PSAK ini, entitas diberikan kebebasan untuk menentukan functional currency, yakni boleh menggunakan functional currency atau mata uang lain yang dikehendaki.

Sebagai contoh PT. A yang berdiri sekitar tahun 1970 menggunakan pencatatan (functional currency) dalam mata uang IDR, namun setelah dilakukan assessment, diketahui bahwa sejak beridirinya entitas tersebut seharusnya menggunakan functional currency USD. Otomatis sejak 1 Januari 2012 entitas tersebut harus menyajikan laporan keuangan dalam satuan mata uang USD, berikut dengan periode pembadingnya. Penentuan saldo setiap akun mengharuskan usaha yang besar dalam penilaiannya karena akun tersebut harus dicatat pada saat transaksi terjadi. Proses inilah yang sering kita sebut remeasurement.

History pencatatan akuntansi sangat vital peranannya apabila terdapat perubahan kebijakan akuntansi. Oleh karenanya, kami sangat menyarankan agar pencatatan tersebut diamankan dan mudah diakses ketika diperlukan. Dapat disimpulkan secara singkat bahwa remeasurement adalah proses penghitungan kembali semua transaksi entitas dan dinyatakan dalam satuan mata uang lain.

Translasi laporan keuangan juga menjadi aspek yang sangat vital untuk akuntan perusahaan. Dimana translasi ini adalah proses pengubahan saldo akun dari satuan mata uang tertentu menjadi satuan mata uang yang lainnya. Sebagai contoh, PT A pada periode 2012 telah menyajikan laporan keuangan dalam satuan mata uang USD, namun untuk kebutuhan konsolidasi entitas induk, mereka harus menyajikan kembali laporan keuangan dalam mata uang IDR. Sehingga perusahaan harus men-translasi laporan keuangan dari USD ke IDR. Kurs apa yang digunakan pada masing-masing akun bisa dilihat pada ilustrasi berikut:

Laporan Keuangan

Laporan Keuangan

Sekiranya saya cukupkan sampai disini pembahasan tentang aplikasi mudah dan praktis PSAK 10 (Revisi 2010), semoga memberikan pencerahan bagi kita semua. Kalau ada yang mau didiskusikan seilahkan berikan komentar pada tulisan ini.

Best Regards,,,

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s